Siap Kehilangan

Konon jika kita siap jatuh cinta, artinya kita siap terluka. Atau jika kita siap untuk melakukan sesuatu, artinya kita juga siap mengalami kegagalan. Begitu pun ketika kita (siap) memiliki, artinya kita juga siap kehilangan. Setiap sifat atau hal di dunia memiliki inversi. Fokus kepada salah satu sisi merupakan cara pandang yang kurang menyehatkan. Karena kurang sehat, makanya bikin sakit. Iya. Sakit hati. Kehilangan memang bikin sakit hati.

bunga puzzle hijau

Baca lebih lanjut

Iklan

Mainstream Baper Nikah

daripada Kurang Mafhumnya

Ada hal yang sesungguhnya menggelitik pikiran saya untuk direnungkan lebih dalam. Sebagian besar motifnya mungkin berangkat dari rasa skeptis terhadap sesuatu yang umum terjadi tapi tidak touching my heart, sehingga membuat saya harus mengulik hal ini agar dianggap dewasa dan berakal sehat.

floating leaf

Arus (kultur) apakah itu?

Apa lagi kalau bukan soal pernikahan. Minimal kode pernikahan lah kalau tidak gentle-gentle amat membicarakan secara gamblang “progress” ikhtiyar dalam rangka mencari dream husband to-be nya. Pada masa twenty something begini biasanya perempuan single memiliki slot diskusi sendiri soal serba-serbi munakahat. Teman-teman saya tenggelam dalam euforia munakahat tersebut. Hanya beberapa orang yang saya rasa tidak terlalu ambil pusing dengan berbagai sebab musabab baper nikah. Dan tipikal orang yang tidak baperan itu kebetulan seorang yang ber-mindset sosial, berjiwa pergerakan dan berpendirian continuous improver. Alias orang-orang yang punya agenda besar. Pun saya. Meski implementasinya masih keong. Saya senang dengan teman-teman yang seperti itu. Meski biasanya mereka agak songong ha ha:mrgreen: (apakah saya ternyata belajar songong dari mereka? Saa). Baca lebih lanjut

Puisi dalam Hidupmu

Puisi yang saya

letter and pink flower

Adalah bahwasanya puisi hanya milik orang-orang melankolis. Kekayaan diksi di dalam puisi membuktikan bahwa para melankolis menyimpan hasrat berbahasa secara total. Pun letupan emosi penulisnya menyeruak menembus dinding-dinding pikiran pembacanya. Menggiring bermacam-macam kesadaran pada satu pemahaman adiluhung. Meski tak jarang banyak pula yang jatuh saat mencoba menyamakan langkah. Baca lebih lanjut

Sudah Lama Blogging Pun

blog activity

Saya kenal blog itu waktu SMA. Entah kenapa saat itu juga langsung jatuh cinta. Iya. Kepada blogspot. Kami cukup lama menghabiskan waktu bersama. Tapi, suatu hari saya berpaling. Kepada platform lain. Kepada wordpress. Dia lebih efisien karena tidak mengandung java. Saya yang (bisa dibilang) berkepribadian anti-ribet pun menyudahi hubungan sebelumnya secara gentle untuk kemudian menjalin ikatan baru dengan si wordpress ini. Baca lebih lanjut

Seperti Mencintaimu, Aku pun Mencintai Diriku Sendiri

Sebenarnya judul ini terlalu #apaseh? Tapi, memang yang mau saya tulis di sini kurang lebih tentang cinta…hemm… mungkin bukan juga sih. Entah. *malah gak jelas #tabok
Cinta itu menyenangkan jika itu masuk akal. Jika cinta itu buta, berarti pelakunya sakit. Kalau pelaku tidak mengakui dia sakit, bisa jadi dia masokis #apaseh?

Yang jelas, yang membuatmu mempertanggung-jawabkan perbuatanmu adalah alasan tindakanmu. Kalian bertindak secara sadar, bukan? Cinta juga kesadaran. Makanya harus dijalani secara masuk akal. Hm. Ini maksa banget gak, sih? Ok cukup. Ada yang mulai baper :mrgreen: Baca lebih lanjut